Aliasmin Sihotang

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Barus Kota Tua

Pada bulan Agustus tahun 1987 aku menerima SK CPNS dengan TMT tanggal 01 Maret 1987. Aku sangat bersyukur kepada Allah, karena bisa menerima SK ini.Dengan rasa bahagia dan penuh syukur, aku pulang kampung membawa SK tersebut. Sesampainya di kampung, aku disambut dengan orangtuaku. Mereka pun mengadakan sykuran karena aku sudah di terima menjadi pegawai negeri.

Setelah resmi menjadi pegawai negeri, aku diantar oleh ayaku ke desa Sorkam Kabupaten Tapnuli Tengah tempat aku ditugaskerjakan. Desa ituberjarak kira-kira 35 kilo meterdari kota Sibolga yang kearah kotatua yang sangat bersejarah di sanayaitu, kota Barus.

Kurang lebih dua tahun aku mengajar di Sorkam, dalam perjalanan mengajarku, di tahun 1988 saat itu SMA Negeri Sorkam akan melakukan wisata ke Kota Barus dalam rangka acara memperingati Maulid Nabi. Yang ikut serta dalam pariwisata itu adalah Majelis guru dan Staf Tatat Usaha, beserta siswa yang beragama Islam.

Barus dikenal sebagaikota tua karena menurut catatan sejarah kota Barus sudah terkenal dengan kota penghasil kapur barus sejak 4000 tahun sebelum masehi. Bahkan kata kapur barus sampai ada tertuang dalam hadist Rasulullah SAW.Yaitu, untuk memandikan jenazah menggunakan kapur barus. Sebagai kota tua, Barus sudah mempunyai pelabhan internasional sejak sebelum masehi yang menjadi salah satu bukti bahwa kapur barus dari kota sudah diperjual-belikan sejak saat itu.

Rombongan kami didampingioleh pemandu wisata yang ada disana, dia membawa rombongan kami menuju pemakamn tua yang berada didesa Mahligai.Seraya bercerita bahwa salah satu makam sahabat Nabi ada di Barus. Telah tercatat sebagai bukti sejarah, adalah makam tuan syekh Rukunuddin yang wafat tahun 48 Hijrah atau 672 Masehiberarti 48 Hijriah, itu berarti kota ini sudah dimasuki islam bahkan sebelum masa Rasullah yang meninggal pada tahun 13 Hijriah. Makam tersebut berada dikomplek makam mahligai di Barus Kabupaten Tapanuli tengah. Dengan mengacu kepada umur hidup manusia yang sekitar 60 sampai 100 tahun maka dapat diterima akal, bahwa Syekh yang menginggal itu adalah sahabat Nabi Besar Muhammada SAW yang datang dari Mekkah atau tepatnya dari Hadratul Maut Yaman.Tuan Syekh Rukunuddin meninggal dalam usia 102 tahun, 2 bulan, 10 hari.

Sesudah dari komplek pemakaman tua di Desa Mahligai, kami bergerak menuju pemakama tua yang ada di desa Lobu Tua Papantinggi Kota Barus. Disana terdapat makam Syek Mahmud Fil Hadartul Maut yang lahir antara tahun 34 sampai dengan tahun 44 Hijriah. Jumlah makam yang terdapat di tempat bersejah itu sekitar 215 makam. Dengan ukuran batu nisan yang beragam, ada yang besar dan kecil dengan ukiran kaligrafi arabnya yang khas. Masih mengikuti pemandu wisata yang saat itu sedang bercerta tentang terdapat 44 makam Aulia Allah yang ada di kota kota barus dan sekitarnya di kabupaten Tapanuli Tengah.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali